Jumat, 22 April 2011

Seberkas Bayangan

Entah kenapa Sang Surya mampu menyentuhmu
dan bayangnya mampu terpaut dihati ini
yang gelap namun masih menyinari
layaknya semilir angin membawa kegelisahan
        salahkah Sang Surya menawarkan sinarnya pada hati ini
        ataukah bayangnya dengan kesengajaan mendekat
        dan ketika cahaya bulan temukan kegelisahan hati ini
        dalam hati menangis rasakan kehilangan
        hanya ada seberkas ingatan
        sempat kita saling berpandangan
        saat tak mampu tuk ucapkan sepatah kata
haruskah hanya diri ini dan dinding penantian
yang akan mengerti sepenggal kisah cinta
antara dua anak manusia yang sedang menunggu
apakah hanya seberkas bayangan yang tlah berlalu
yang kan terambil kembali dan ditempatkan
dalam ruang-ruang hampa dalam hati

2 Desember 2006
Agil Tri Anggoro