kau yang pernah kuharapkan
mampu menemaniku mengisi lembaran putih itu
dan kau benar telah mengisinya
dengan cerita berpenakan emas
berisi cinta kasih
yang kau sembunyikan dari kenyataan
terimakasih pada lentik kebohongan
yang coba kau tutupi dari pandanganku
sebentuk perhatian yang kau berikan
tak mampu membohongiku
dan linangan air matamu
menegaskan semua tentangmu padaku
agar aku selalu ada disampingmu
aku terdiam disini
karna aku ingin melihatmu bahagia
bukan untuk meninggalkanmu
terlebih melupakan semua janjiku
karna aku akan selalu memegangnya erat
17 desember 2010
Agil Tri Anggoro