aku tau dimana harapan itu telah ditempatkan
meski kau sembunyikannya dari kenyataan
diantara malam sehingga kau menyapaku manja
menelusup pagi dengan sejuk aroma embun
tanya lembutmu
seperti hari menunggu hujan ketika terik
tuk ungkapkan tangisannya
berharap hati curahkan segala rasanya
dalam bingkai bingkai penantian
aku berguru pada waktu tentang keikhlasan
tapi dia mengajarkanku tentang kemenangan
akupun bertanya pada kesakitan
tapi dia menuntun langkahku dalam keteguhan
menjaga arahku pada tujuan
dan ketika aku bertanya kepadanya
dia ajarkanku kesetiaan
3 Desember 2010
Agil Tri Anggoro
Tidak ada komentar:
Posting Komentar