Rabu, 09 Februari 2011

Debur Kerinduan

masih kuingat ketika angin menghela indah rambutmu
dan cahaya rembulan yang pancarkan manis senyummu
debur ombak yang datang, kembali pada peraduannya ke laut luas
begitu pula kehadiranmu,
sekejap tuk ungkapkan kepergian

buih yang tercipta
menghias diantara debur yang datang dan kembali
bintang bersembunyi isyaratkan suasana kesepian
kembali kuingat ketika ribuan bintang
bergandengan mengajakmu seraya tersenyum
hiasi keindahannya
semakin kencang angin menghempaskanku,
semakin badai kerinduan itu datang

aku adalah sama ketika kau datang
aku adalah sama pula ketika kau beranjak
aku masih sama seperti dahulu kau pernah mengolok-oloknya
dan aku rindu seperti kerinduanku dimasa yang lalu

Agil Tri Anggoro
10 februari 2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar