Sabtu, 18 September 2010

Kotaku

Renungkan sejenak bersama bintang nuansa kotamu
Terasa terik kala kau terdiam dalam khayal
Tanpa semilir yang hadir dari tiap helai daun hijau
Gedung-gedung tinggi penyangga langit
Rangkaian segala keangkuhan pemijak bumi
Kan semakin tinggi segala yang melayang
Dan semakin menganga segala yang terluka
Sementara,
Kau pandangi dari atas gedung tinggi
Gubuk-gubuk hampir rubuh terhempas keangkuhan
Pura buta dan pura segalanya
Kurasakan pada pandanganmu, yang diatas
Dalam keheningan aku terlahir kedunia
Dalam keheningan aku sesali kotaku
Yang kejam, membunuh segala tawa dan kasih sayang
Kudambakan kedamaian, kudambakan ketenangan
Kudambakan semua yang mengerti kasih sayang

Agil Tri Anggoro
08/05/2006

Tidak ada komentar:

Posting Komentar